Kata Mutiara: Mengenai ‘Hati’

Hati merupakan sumber ketaatan dan kejahatan. Ia adalah raja dan anggota tubuh adalah rakyatnya. Imam Ghazali r.a. berkata, “Hati adalah raja yang ditaati dan pimpinan yang dipatuhi. Seluruh anggota tubuh merupakan pengikut hati. Jika sang pemimpim baik, maka pengikutnya pun akan baik. Jika lurus, maka rakyatnya akan lurus.”

Imam Ghazali r.a. berkata lagi, “Hati merupakan tempat pandangan Allah, Tuhan alam semesta. Sungguh menghairankan orang yang memperhatikan tempat pandangan makhluk, menyucikan, membersihkannya dan menghiasinya hingga tidak ada seorang makhluk pun yang melihat aibnya, tetapi dia tidak memperhatikan hatinya yang merupakan tempat pandangan Allah. Dia tidak menyucikan, menghias dan memperbaiki hatinya agar Allah Jalla Jalalah tidak melihat kotoran, cacat, keburukan dan aibnya. Tetapi dia justeru mengotori hatinya dengan berbagai perbuatan tercela dan buruk.”

Beliau r.a. selanjutnya berkata, “Sifat-sifat tercela adalah pintu masuk syaitan menuju hati. Semakin jauh seseorang daripada sifat-sifat tercela tersebut, maka semakin sempit dan tertutup jalan syaitan untuk memasuki hatinya. Semakin seseorang mengabaikan sifat-sifat tercela itu, maka semakin luaslah pintu dan jendela syaitan menuju hatinya.”

Dalam sebuah nasihatnya, Habib Ali bin Muhammad al-Habsyi r.a. berkata: “Duhai saudaraku, jangan sampai dirimu melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat, dalam segala ucapan mahupun tindakanmu, apa pun itu. Sebab, melakukan hal yang tidak bermanfaat hanyalah akan menimbulkan penyesalan, dan meninggalkannya akan menimbulkan keselamatan …..Sebab, perbezaan darjat seseorang di sisi Allah ditentukan oleh perbezaan tingkat kebaikan hatinya.”

Sayid Muhammad bin Abdullah al-Aidarus r.a. berkata: “Seorang hamba yang hatinya hidup akan kamu lihat dia dicintai masyarakat, berada dalam kesenangan, tenang, perilakunya positif dan penampilan penuh wibawa, sebab cahaya Allah memancar dari tubuhnya. Dengan hanya melihat hamba tersebut, jiwa berasakan kenikmatan.

Adapun manusia yang hatinya mati, kamu akan melihatnya murung, melakukan perbuatan yang buruk, tidak pernah berasakan ketenangan, penuh kesedihan dan kebencian serta tunduk kepada hawa nafsu. Dia pun menjadi buta dan tidak dapat melihat berbagai aibnya. Keadaan ini membuat hati menjadi bingung dan tidak tenang, ia seperti seorang yang rumahnya roboh. Dan hati adalah rumah akal, sehingga akal pun berasa sedih ketika rumahnya roboh.”

Ketahui, sesungguhnya jika Allah Azza wa Jalla menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, maka Allah akan membuat hamba itu mengenal berbagai aibnya. Manusia yang memiliki mata hati jernih akan melihat aib-aibnya. Dan ketika dia mengetahui bahawa dirinya memiliki berbagai aib, maka dia akan segera mengubatinya.

Jika seseorang tidak mengetahui secara pasti jenis penyakit hatinya, maka dia dapat mengambil ubat-ubat umum untuk menyembuhkan dirinya. Ubat umum penyakit hati sangat banyak, tetapi yang paling mujarab ada 9 iaitu:

1. Membaca al-Quran dengan menghayati maknanya.
2. Mengosongkan perut dengan sedikit makan.
3. Menghidupkan waktu malam dengan ibadah.
4. Berdoa dengan merendahkan diri pada waktu sahur.
5. Bergaul dengan orang-orang soleh.
6. Tidak membicarakan hal-hal yang tidak bermanfaat.
7. Menjauhi orang bodoh.
8. Tidak mencampuri urusan orang.
9. Memakan makanan halal.

Makanan halal adalah inti kesembilan ubat di atas. Sebab, makanan halal akan mencerahkan dan memperbaiki hati. Jika hati baik, maka anggota tubuh akan bersih daripada kemaksiatan, menjauhi keburukan dan banyak berbuat baik. Sedangkan makanan haram dan subahat (syubhat) akan membuat hati menjadi gelap, keras dan berkarat.

Penyakit hati sangat banyak, di antaranya adalah sombong, berbangga siri (ujub), suka menunjuk-nunjuk ketaatan (riyak), iri hati atau dengki (hasad) dan lain sebagainya.

Beberapa petikan bahagian ‘Mengubati Hati’, halaman 111 – 119, daripada buku tulisan Habib Noval bin Muhammad Alaydrus, Secangkir Kopi Hikmah, Indonesia: Penerbit Taman Ilmu, 2013.

19 Ramadan 1437 Hijriah/24 Jun 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s