5 Kuntum Sajak: ‘Di Pasir Salak’, ‘Kabus’, ‘Air Hayat’, ‘Hanya Yang Kasih’ dan ‘Kambing’

Di Pasir Salak

Ada keharuan tak terucap
di tepi Sungai Perak
Birchkah yang bertandang
atau Maharaja Lela kian hilang
& kita seakan lesu
dipusar waktu
antara sejarah & masa depan
& akankah berulang
pukaunya peristiwa
dalam dunia tanpa sempadan?

Ditulis: 19 November 1996
Pasir Salak, Perak, Malaysia
Pengucapan Puisi Dunia Kuala Lumpur 1996
Tulisan: Rasiah Halil.

Kabus

Kabus inikah selendangmu
melambai pergi, pagi ini,
menutup rahsia
menghadiahkan seperca
busana alam
penuh misteri, mistik,
bagi pengembara yang hilang
Sejarah Melayunya & tuan puteri.

Ditulis: 22 Mei 1999
Gunung Ledang, Johor, Malaysia
Tulisan: Rasiah Halil.

Air Hayat

Tak pernah wujud di dunia
walau puas kau mencarinya
tanyalah Iskandar
tanyalah Khidr
selongkarlah bumi
jelajah langit
renangi lautan
& belajar mentafsir
yang kautemui hanyalah kefanaan
kecuali iman menghidupi hati
& mengalirnya air hayat
bak sejalur mukjizat
daripada yang hakiki.

Ditulis: 13 Januari 2002
Bedok, Singapura
Tulisan: Rasiah Halil.

Hanya Yang Kasih

Pilihlah kasih
bila kebencian membusa
Allah & Rasul dipersenda
& citra kita tegar
dikusam ketika.

Betapa mudah menghina, membunuh
sedang kasih itu bak benih
bertahun membesar, merimbun
menghias bunga & buah santun
daun-daunnya ihsan, adil, cinta
dari Haramain, dunia, alam semesta
sinarnya gemerlap
sejak Adam hinggakan Muhammad.

Sempurnalah al-Quran, as-Sunah
bukan yang tohor, liar
mentarbiahkan tawaduk, ikhlas
sejak lahir sampai ke Arasy.

Hanya yang kasih
mampu menggemakan sejahtera.

Ditulis: 4 Mac 2015
Bedok, Singapura
Tulisan: Rasiah Halil.

Kambing

Kambing-kambing itu terlepas
dalam panas terik
di padang luas
berumput kering
perairannya berpasir
& si pengembala gelabah
takutkan binatang buas
takutkan amarah tuannya
lalu kambing-kambing disasar
diherdik, ditibai
jangan berlagak serigala
jangan membuat onar
terutama kambing hitam
sering bermasalah, terpencil.

Semakin tegas si pengembala
mengawal ternakannya
jangan lagi terlepas
jangan mengganggu sekitar
biar ladang permai
biar semua sejahtera
& di padang nan luas
cuaca semakin terik
keringat melekit
& pelbagai fatamorgana tiba-tiba menyisip.

Ditulis: 2 – 4 April 2017
Bedok, Singapura
Tulisan: Rasiah Halil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s